thaha alhamid

Thaha Alhamid: “Sultan Tahu Menuntaskan Sengketa Politik”

thaha alhamidJayapura (5/7) — Kesediaan Sri Sultan Hamengkubuwono X menjadi mediator serta  fasilitator dialog Papua-Jakarta terus mendapat tanggapan. Kali ini sambutan baik datang dari Sekretaris Jenderal Presidium Dewan Papua (PDP), Thaha Alhamid. Dari data yang diperoleh tabloidjubi.com Thaha menilai, inisiatif Sri Sultan itu mencerminkan jika ia mengerti betul cara penyelesaian konflik hanya dengan dialog.

 

“Ini adalah satu perkembangan politik yang bagus. Satu inisiatif yang layak diapresiasi positif baik oleh Orang Papua maupun Presiden SBY. Sultan sebagai pemimpin adat Jawa, mengerti bahwa jalan terbaik menuntaskan sengketa politik adalah melalui Dialog, bukan perang,” kata Thaha Alhamid kepada wartawan di Jayapura, Kamis (5/7).  

 

Menurutnya, niat baik Sri Sultan harus disambut dengan baik oleh seluruh masyarakat Papua khususnya para pemimpin adat, guna terbangunnya dialog yang konstruktif.

 

“Saya kira, para pemimpin Adat dari Papua juga patut menyambut inisiatif yang mulia ini, sehingga yang terjadi adalah terbangunnya pola hubungan people to people karena pola yang terbangun dan masih diterapkan saat ini adanya pendiskreditan terhadap orang asli Papua, yakni selalu dianggap sebagai musuh Negara. Sikap inilah yang kemudian memunculkan kekerasan dan kejahatan terhadap kemanusiaan,” ujarnya.

 

Dikatakannya, paradigma lama yang terjadi selama ini yakni pola hubungan negara melawan rakyat yang di cap separatis harus ditinggalkan. Sebab pola hubungan, dimana Negara memandang orang Papua sebagai separatis, musuh, jahat, bodoh dan malas selamanya hanya berbuah kekerasan dan kejahatan kemanusiaan.

 

“Dengan dialog, sesuai keinginan masyarakat Papua, semua persoalan Papua akan terurai dengan baik, lantas kemudian dicari jalan solusi penyelesaiannya. Dialog merupakan langkah yang sangat bermartabat dalam menyelesaikan konflik, dimanapun di dunia ini,” tandas Thaha Alhamid. (Jubi/Arjuna)

 

Sumber: http://tabloidjubi.com/jayapura/19390-thaha-alhamid-sultan-tahu-menuntaskan-sengketa-politik

Scroll to Top