dialog

Peluang Dialog Papua-Jakarta (Pertanyaan 6 Habis)

Desakan rakyat Papua untuk dialog Jakarta-Papua terus meningkat. Bagaimana Ibu Dewi melihat kemungkinandialog Jakarta-Papua?

 

Ibu Dewi Fortuna Anwar:

Saya kira Presiden sendiri sudah berpidato di depan DPR dan juga bertemu dengan tokoh-tokoh gereja di istana ya, siap untuk menggalang komunikasi konstruktif. Dan, saya kira komunikasi konstruktif ini harus dalam segala bidang.

 

Jangan kita mengartikan ini sebagai dialog seperti ada meja bundar, rapat antara Jakarta dengan Papua begitu. Kalau menurut saya begitu, pemerintah sekarang ini, dalam era demokrasi, di era Otonomi Khusus ini harus selalu berkomunikasi secara intensif dengan rakyat.

 

dialogIlustrasi oleh: Majalah SelangkahTidak bisa pemerintah membuat keputusan-keputusan secara sepihak tentang apa pun juga. Tentang, misalnya keinginan masyarakat soal pembangunan tidak lagi Jakarta yang menentukan, di mana sekolah harus dibangun, di mana jalan harus dibikin, di mana rumah sakit dibikin. Itu rakyat sendiri harus dilibatkan sejak awal. Tidak hanya menerima, mereka seolah-olah anak-anak. Tapi, mereka harus dilibatkan dalam perencanaan itu sendiri.

 

Saya kira itu yang harus saya katakan, harus ada komunikasi konstruktif. Saya kira ini harus mulai dilakukan. Salah satunyanya, UP4B, Pak Bambang sendiri sudah cukup aktif keliling di Papua untuk menjaring masukan-masukan. Dan, saya kira, pemerintah itu akan selalu terbuka dan pendekatannya memang menginginkan ada suatu komunikasi yang lebih terbuka.

 

Walaupun di sisi lain UP4B menunjukkan kinerjanya, tetapi di lain sisi ada penolakan atas kehadiran UP4B di Papua, bahkan sebagian Bupati di Papua menilai UP4B mengambil alih wewenang mereka dan intervensi kebijakan mereka?

Ini kita juga tahu selama ini, saya bicara blak-blakan ya, selama ini kita tahu bahwa anggaran yang diberikan belum dirasakan oleh rakyat dan menyentuh. Saya kira elit lokal itu sendiri, saya kira perlu meningkatkan kepercayaan dari rakyat.

 

Salah satu problem selama ini dan ini tidak hanya di Papua, banyak korupsi. Anda tahu, sekarang, 178 kepala daerah itu kena kasus korupsi. Jadi, salah satu tugas Pak Bambang adalah memastikan bahwa setiap rupiah yang dianggarkan apakah itu dikelola oleh kementerian dan badan di pusat maupun dikelola oleh pemda itu harus dikoordinasikan dan dilaksanakan dengan baik dan dipertanggungjawabkan secara baik.

 

Dan, mungkin juga memimpin lokal juga yang tidak senang dengan hal ini. Itu bisa dibayankan. Mungkin tidak hanya bupati yang tidak suka tetapi kementerian juga ada yang tidak suka, tetapi itu salah satu resiko. Tapi, saya percaya yang penting itu menyenagkan hati rakyat. Apa yang dikerjakan benar-benar menyentuh rakyat.(MS)

 

sumber:http://majalahselangkah.com/content/peluang-dialog-papua-jakarta-pertanyaan-6-habis-

Scroll to Top