1052374p

Sultan Siap Jadi Mediator Konflik Papua

 1052374pYOGYAKARTA, KOMPAS.com – Sri Sultan Hamengku Buwono X menyatakan kesiapannya untuk menjadi mediator antara masyarakat Papua dan Pemerintah Indonesia untuk mengatasi konflik yang berkembang di Bumi Cendrawasih itu. Namun, Sultan enggan berinisiatif dalam masalah ini. Sehingga, hal itu harus benar-benar berangkat dari keinginan masyarakat Papua.

 

“Untuk masyarakat Papua, asal ada kesadaran warga Papua untuk berdialog, dan Yogya sebagai fasilitator, kami siap memfasilitasi ke Jakarta. Ini butuh kepercayaan masyarakat Papua, tapi saya tidak ingin berinisitif karena kesadaran masyarakat Papua. Sekarang kembali kemamuan ke masyarakat Papua, Masyarakat Yogyakarta siap memfasilitasi,” ujar Sultan dalam diskusi “Angkat Pena demi Dialog Papua”, Rabu (20/6/2012).

 

Melihat kondisi di Papua, menurut Sultan, dibutuhkan segala kejujuran dan kepercayaan demi mewujudkan Papua yang aman. Keamanan bukan hanya secara fisik tapi secara naluri. “Bagi kami di Yogya tidak ada masalah. Di Yogyakarta tidak ada orang Papua, tapi masyarakat Yogya yang berasal dari Papua. Ini mempersamakan setiap etnik dalam membangun masyarakat etinik di Yogya,” tegas Sultan. 

 

Scroll to Top