Segera Gelar Dialog Jakarta-Papua

Jia Xiang – Berita yang merebak mengenai Organisasi Papua Merdeka (OPM)  membuka kantor perwakilan di Oxford, Inggris, akhir pekan lalu,  dalam perspektif hukum internasional, tidak akan berimplikasi apapun, karena entitas OPM bukanlah subyek hukum internasional yang memiliki hak dan bargaining kokoh di mata internasional.

 
Karena itu, pembukaan kantor perwakilan tersebut tidak perlu disikapi secara berlebihan. Demikian komentar pers SETARA Institute yang diterima Jia Xiang Hometown, Rabu (8/5/13) di Jakarta. Namun langkah Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk memastikan tidak adanya intervensi dari Inggris tetap diperlukan, sebut sumber dari SETARA.

 

Menurut SERATAR, langkah pemerintah sudah tepat dan harus terus dimonitor untuk memastikan aktivitas para pegiat OPM tidak semakin destruktif bagi terwujudnya dialog Jakarta-Papua.

 

Sebenarnya, aktivitas pegiat OPM di Inggris, Belanda, dan beberapa negara lain, tidak lebih dari kumpulan warga Papua dan simpatisannya yang prihatin terhadap kondisi Papua. Saat ini, tidak ada kekuatan nyata di Papua yang memperjuangkan pemisahan Papua dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
Isu Papua adalah isu ketidakadilan, mismanagement tata kelola pemerintahan, dan belum adanya langkah progresif pemerintah pusat mengatasi segenap permasalahan di Papua.

Pembukaan Kantor OPM itu, justru akan merusak upaya-upaya dialog yang selama ini digagas oleh berbagai pihak, untuk merumuskan penyelesaian persoalan di Papua.

 

Hal lain yang jauh lebih utama adalah pemerintah Indonesia harus segera, tanpa menunda, menunjukkan keseriusannya menyikapi tuntutan sebagian besar aspirasi masyarakat Papua untuk mengatasi persoalan ketidakadilan, penyelesaian pelanggaran HAM, dan akselerasi pembangunan di segala bidang di Papua. [E4]

 

Sumber:http://jia-xiang.biz/read/segera-gelar-dialog-jakarta-papua

Scroll to Top