Ruang Dialog Perlu Segera Dibuka

Jayapura – Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Papua Yan Mandenas mengatakan, ruang dialog antara Jakarta dan Papua perlu dibuka seluas-luasnya.

 

“Buka keran dialog dengan Jakarta, ini penting untuk menjawab apa yang dibutuhkan rakyat Papua,” kata Mandenas dalam wawancaranya dengan Aldp online, kemarin.

 

Menurut dia, dialog merupakan tuntutan rakyat yang sudah ditunggu-tunggu selama ini. Dialog semestinya memberikan jalan terbaik bagi keberlangsungan hidup serta pembangunan di Papua. “Kalau ini sudah dilaksanakan, silahkan untuk pemerintah membuat pameran keberhasilan, tapi kalau semua indikator otsus ataupun dialog belum jalan, jangan dulu berbicara keberhasilan,” ujarnya.

 

Sebelumnya, Koordinator Jaringan Damai Papua Pastor Neles Tebay mengatakan dialog merupakan langkah menyampaikan aspirasi secara bermartabat. Dialog bukan semata – mata NKRI, atau Papua merdeka. Melainkan, kerelaan untuk mau duduk bersama membicarakan semua permasalahan.

 

Mereka yang utama hadir dalam dialog yakni Organisasi Papua Merdeka dan Pemerintah Pusat. “Mengapa? karena yang bertikai adalah kedua pihak ini, sementara yang lain kalau tidak ikut dalam pertikaian, tidak dapat ikut dalam dialog,” ujarnya.

 

Terhadap dialog itu, Staf Khusus Presiden Bidang Otonomi Daerah, Velix Wanggai mengatakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sudah mendengar adanya usulan dialog bersama rakyat Papua. Dialog bertujuan untuk mencari jalan damai menghentikan konflik. “Tapi dialog ini konteksnya beda dengan di Aceh,” katanya.(JO/Jayapura)

 

Sumber:http://www.aldp-papua.com/?p=9616

Scroll to Top