Perspektif JDP

Download

AscDesc

JDP News Edisi Juli 2014

296.42 KB 537 Downloads

JDP News Edisi Desember 2014

851.16 KB 478 Downloads

JDP News Edisi Maret 2015

171.31 KB 436 Downloads

Tawaran Damai dengan OPM dari Menko Polhukam Dinilai Efektif Redam Konflik

Koordinator Jaringan Damai Papua Pastor Neles Tebay menilai tawaran damai antara pemerintah dan Organisasi Papua Merdeka sebagai langkah tepat menyelesaikan konflik kekererasan di Papua. Neles mengatakan, tawaran damai dengan OPM yang disampaikan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Luhut Binsar Panjaitan perlu disambut dan didukung oleh semua pihak di provinsi paling timur Indonesia itu. “Ajakan

Dialog Pemerintah -OPM

Oleh Neles Tebay (dimuat dalam Harian Cenderawasih Pos, 17 Juni 2015) Pemerintah pusat yang dipimpin Presiden Joko “Jokowi” Widodo telah berkomitmen untuk melakukan dialog damai dengan pihak Organisasi Papua Merdeka (OPM). Komitmen Pemerintah ini disampaikan kepada publik oleh Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu selaku Menteri Pertahanan (Menhan) Republik Indonesia. “Pemerintah akan terus melakukan dialog damai

Dialog Itu Tak Bahas Soal Papua Merdeka.

Belum menerim RUU Otsus plus untuk dibahas masuk Prolegnas 2015, Presiden Yokowi malah menawarkan DIALOG JAKARTA- PAPUA. Janji itu disampaikan Jokowi saat pidatonya pada perayaan Natal Nasional, 27 Desember 2014 di Lapangan Mandala, Jayapura. Tentang dialog, Gubernur Lukas sudah menyerahkan urusan itu kepada Majelis Rakyat Papua. Tetapi jauh sebelum dialog ini ditawarkan Jokowi, wacana dialog

Kunjungan Jokowi dan Dialog Papua

Oleh: Pater.Dr.Neles Tebay,Pr   Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Papua, Desember 2014, menyampaikan pentingnya dialog dalam menyelesaikan berbagai macam persoalan di “Bumi Cenderawasih”. Pernyataan tentang dialog Papua perlu ditindaklanjuti Presiden Jokowi dalam kunjungan berikutnya. Sebab, tanpa ada tindak lanjut, Jokowi akan disamakan dengan presiden-presiden sebelumnya yang mengobral janji kepada rakyat Papua, tetapi kurang memenuhi janjinya.

A New Hope For Papua

Dr.Neles Tebay,Pr(TEMPO, January 25, 2015) DESPITE the shootings that killed five Papuans and five members of the Police in December 2014 and January 2015, the Papuans in general are entering the new year with hope for peace in their ancestral land of Papua. The hope for peace was raised by President Joko Widodo through his

Menata Papua Bersama Presiden Jokowi

Oleh Neles Tebay(Cepos, 10/1, 2015) Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengunjungi Provinsi Papua dan Papua Barat, 27-29 Desember 2014. Kunjungan ini memperlihatkan komitmen pribadinya untuk ikut membangun Papua. Warga Papua mesti memahami pikiran Presiden Jokowi apabila ingin menata Papua bersama beliau. Tulisan ini dimaksudkan untuk mengangkat tiga pokok pikiran dari Presiden Jokowi tentang pembangunan Papua sebagaimana

Jokowi Harapan Papua

Oleh Neles Tebay PRESIDEN Joko Widodo mengadakan kunjungan ke Tanah Papua selama tiga hari, 27-29 Desember 2014. Dia menghadiri perayaan Natal nasional yang diselenggarakan di Jayapura serta bertemu sejumlah pihak di Sentani, Wamena, Sorong, dan Biak. Suasana kegembiraan mewarnai kunjungan Presiden Jokowi. Tidak terdengar sedikit pun suara-suara sumbang yang menyatakan ketidakpuasan atas kehadirannya. Presiden Jokowi

Para Pemimpin Politik Papua Harus Rendah Hati dan Bersatu

Oleh: Yan Christian Warinussy   Perkembangan politik dalam konteks memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri (self determination) bagi masyarakat adat di Tanah Papua sebagaimana diatur di dalam pasal 3 dari Deklarasi Perserikatan Bangsa Bangsa tentang Hak Hak Masyarakat Adat dan Penduduk Asli di Dunia. Menurut pandangan saya hal ini mesti menjadi satu faktor penting yang menjadi

Tuntaskan Konflik Papua

Oleh: Neles Tebay   Konflik Papua mempunyai tiga dimensi, yakni lokal, nasional, dan internasional. Presiden Joko “Jokowi” Widodo dan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kala (JK) telah menyampaikan komitmen untuk memajukan pembangunan, meningkatkan kesejahteraan, dan menyelesaikan konflik Papua. Niat baik Presiden Jokowi dan Wapres JK patut diapresiasi dan didukung semua pihak. Perwujudan niat baik ini menuntut 

Papua Tanah Damai: Usaha Bersama

(Cenderawasih Pos, 16/9, 2014) OLeh: N eles Tebay Dialog interaktif yang dipandu dan disiarkan secara langsung oleh Televisi Republik  Indonesia (TVRI) Lensa Papua, rabu malam, 26/8, menarik untuk direfleksikan . Topik yang dibahas dalam dialog tersebut adalah Papua Tanah Damai dicederai oleh Konflik dan Kekerasan. Sebagai narasumber dalam dialog tersebut, disana ada Gubernur Provinsi Papua,

Scroll to Top