Perspektif JDP

Download

Ini penjelasan Pater Neles Tebay tentang penunjukan dirinya oleh Presiden Jokowi

Pater Neles Tebay PRESIDEN Joko “Jokowi” Widodo menyambut baik gagasan dialog sektoral untuk mempercepat kemajuan dan pembangunan di tanah Papua. Gagasan tentang pentingnya dialog sektoral untuk Papua diangkat oleh  empat belas tokoh agama dan adat Papua dalam pertemuannya dengan Presiden Jokowi di Istana negara, Jakarta, 15/8/2017. Dialog sektoral yang dimaksudkan para tokoh Papua adalah suatu

Akhirilah Kekerasan Negara di Papua

Oleh Neles Tebay Tempo.co Kamis 24/8/2017 Kekerasan negara terjadi lagi di Tanah Papua. Penembakan yang dilakukan anggota kepolisian dan Brigade Mobil di Kampung Oneibo, Kabupaten Deiyai, pada 1 Agustus 2017, menewaskan satu orang dan melukai 16 lainnya. Orang Papua akan mengingat peristiwa penembakan ini sebagai hadiah yang menyakitkan, yang diberikan negara dalam rangka perayaan ulang

2017: Tahun Perdamaian

Neles Tebay pengajar pada STF Fajar Timur dan Koordinator Jaringan Damai Papua di Abepura. Cenderawasih Pos  Kamis 19 Januari 2017 Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB), Antonio Guterres, mencanangkan 2017 sebagai tahun perdamaian. Pencanangan tersebut diumumkan pada awal tahun 2017. Guterres mengajak semua pihak untuk menempatkan perdamaian di atas segala-galanya dan menjadikan perdamaian sebagai tujuan

Mendengarkan Rakyat Papua

 Neles Tebay(Tabloid Jubi, 2 Januari 2017) PEMERINTAH Presiden Joko “Jokowi” Widodo mempunyai perhatian yang begitu besar terhadap Papua dan berkomitmen untuk mempercepat pembanguan di sana. Guna mensukseskan pembangunan di Papua, rakyat Papua perlu didengarkan. Dalam kunjungan pertamanya ke Papua, Desember 2014, Presiden Jokowi sendiri sudah mengakui betapa pentingnya mendengarkan rakyat Papua. “Rakyat Papua tidak hanya

Dialog Nasional Untuk Papua Damai

Oleh Neles Tebay Cenderawasih Pos, 11 November 2016   Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menawarkan dialog nasional untuk mencari penyelesaian secara komprehensif atas konflik Papua. Konsep LIPI tentang dialog nasional dapat ditemukan dalam policy brief-nya yang berjudul” “Dialog Nasional: Membangun Papua Damai” (2016).   Gagasan dialog nasional tidak berasal dari pemerintah. LIPI tidak berperan sebagai wakil

Dialog Jakarta-Papua:Masih Ada Harapan

Neles Tebay (Cenderawasih Pos, 21 Oktober 2016).   Kampanye Dialog Jakarta-Papua dilakukan baik di Jakarta maupun di Tanah Papua sejak tahun 2009 hingga kini. Dialog ini tidak dipahami sebagai solusi melainkan sebagai sarana bagi para pihak untuk mencari dan menetapkan secara bersama solusi terbaik untuk menyelesaikan konflik Papua yang sudah berlangsung selama 53 tahun.  

Mengakhiri Konflik Papua

Neles Tebay (Kompas Cetak 4 Oktober 2016) Dugaan pelanggaran HAM di tanah Papua diangkat dalam Sidang Umum PBB 2016 oleh tujuh negara Pasifik, yakni Kepulauan Solomon, Vanuatu, Nauru, Tonga, Tuvalu, Kepulauan Marshall, dan Palau. Pembahasan isu Papua ini memperlihatkan bahwa masalah Papua belum diakhiri dan telah terjadi eksternalisasi isu Papua. Kita tidak mengharapkan semakin banyak lembaga

Pertarungan Indonesia Versus Papua

NELES TEBAY, Koordinator Jaringan Damai Papua Koran Tempo edisi 27 juli 2016 Kala Papua Jadi Isu Internasional Perlawanan pemerintah terhadap orang Papua, terutama yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM), kini berubah menjadi pertarungan. Pertarungan terakhir berlangsung di Honiara, Solomon Islands, 14 Juli 2016, dalam pertemuan pemimpin negara-negara Melanesia yang tergabung dalam Melanesian Spearhead Group

Menangani Pelanggaran HAM di Papua

Oleh NELES TEBAY (Kompas, 18 juli 2016) Pelanggaran hak-hak asasi manusia di Papua menjadi satu isu yang menarik perhatian baik secara nasional maupun internasional. Akan tetapi, hal itu tak perlu dikhawatirkan karena pemerintah telah berkomitmen menyelesaikan semua pelanggaran hak asasi manusia di Papua secara menyeluruh, seperti yang diumumkan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Luhut

Mendalami Konflik Papua

Oleh Neles Tebay (Koran Tempo, Kamis, 07 April 2016) Konflik Papua kembali membara setelah peristiwa penembakan terhadap karyawan PT Modern yang sedang membangun jalan raya dari Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, ke Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya. Penembakan yang terjadi pada 15 Maret lalu itu menewaskan empat warga sipil. Penembakan dilakukan oleh kelompok Tentara Pembebasan

Scroll to Top