Pemerintah Ajak Diskusi Kelompok Separatis Papua

Sinar Harapan, 30 Desember 2014 19:13

JAKARTA – Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Djohermansyah Djohan menyatakan, pemerintah terbuka untuk berbicara dengan semua pihak di Papua, termasuk kelompok separatis. Ini guna mencari solusi penyelesaian masalah Papua.
“Itu (masalah konflik dan kekerasan bersenjata) bisa diakhiri dengan cara duduk bersama. Di situ harus melibatkan semua pihak, termasuk kelompok separatis, baik yang di gunung maupun di mancanegara,” ucap Djohermansyah Djohan di Jakarta, Senin (29/12).

Ia mengatakan, pendekatan secara dialog harus dikedepankan. Sebagai contoh, masalah Aceh pun bisa diselesaikan dengan dialog yang difasilitasi pihak ketiga. Namun menurutnya, tidak perlu ada pihak ketiga untuk menyelesaikan masalah di Papua.
Pihak-pihak yang perlu terlibat, misalnya MRP, gubernur, akademikus, kelompok separatis, tokoh masyarakat, juga pemerintah pusat. “Masalahnya kan sudah tahu semua, ekonomi, politik, sosial-budaya, infrastruktur, dan pendidikan. Sekarang bagaimana kita memecahkan masalah bersama-sama,” tuturnya.

Ia menyebutkan, momentum saat ini tepat sebab Undang-Undang (UU) Otonomi Khusus (Otsus) Papua akan dibahas lagi oleh DPR untuk disempurnakan dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) Otsus Plus. Menurut Djohermansyah, sebelum RUU Otsus Plus tersebut dibahas lagi, dialog segera dilakukan agar ditemukan formula terbaik yang harus diperbaiki untuk menyelesaikan masalah di Papua.
“Perlu proses partisipatif dalam penyempurnaan RUU Otsus Plus dengan melibatkan seluruh stakeholder, termasuk separatis, tidak hanya di gunung tapi juga di mancanegara,” ujarnya.

Ia mengatakan, sudah ada pendekatan khusus yang dilakukan pemerintah pusat maupun daerah. Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun sudah menyatakan ajakan dialog.
Presiden sudah siap minimal tiga kali ke Papua dalam setahun untuk mengontrol berkurangnya kemiskinan, penurunan harga-harga, pendidikan yang baik, dan ukuran kesejahteraan lain.

Scroll to Top