PBNU: Dialog Jakarta-Papua Kunci Selesaikan Konflik

Jakarta – Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) menyatakan turut berbela sungkawa atas insiden berdarah yang terjadi di Papua. Sedikitnya delapan anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) gugur dan empat warga sipil menjadi korban dalam bentrok berdarah personil TNI dengan kelompok sipil bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM).

 

“Kami turut berduka cita, atas musibah yang terjadi. Mudah-mudahan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran serta ikhlas dalam mengadapi musibah ini,” tutur KH Marsudi Syuhud, Sekretaris Jendral (Sekjen) PBNU, melalui pesat singkatnya kepada triknews, Jum’at (22/2/2013).

 

Marsudi berharap, penanganan konflik di Papua dilakukan dengan jalan damai, yakni  melalui dialog. Pendekatan persuasif harus dikedepankan, ketimbang pendekatan senjata. Dialog Jakarta-Papua harus terus berjalan, sehingga proses rekonsiliasi dapat berjalan dengan cepat.

 

Ia juga menegaskan agar pihak aparat tidak terpancing atas insiden yang terjadi. Lebih jauh, ia menjelaskan bahwa pemerintah harus belajar dari penanganan konflik Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Aceh, dengan mengedepankan sisi sosial- budaya yang humanis dan egaliter.

 

Menurutnya, masalah kesejahteraan penduduk Papua harus segera tuntas.  Pemerintah harus bekerja keras, tidak boleh tinggal diam. Terlebih sumber daya alam di tanah Papua melimpah ruah, seharusnya kekayan alam menjadikan warga sejahtera. “Sumber daya alam itulah yang harus dikuasai oleh negara, bukan dikuasai oleh korporasi asing atau bahkan segelintir orang,” imbuhnya.

 

Pemeritah harus menunjukkan keseriusan dan komitmen tinggi untuk membangun Papua, agar sejajar dengan daerah-daerah lain di tanah air.  Komitmen pemerintah, menurutnya, tidak cukup hanya dengan mengucurkan transfer dana pusat ke daerah, meskipun  dalam jumlah besar.  Karena, harga diri tidak bisa dibeli dengan uang.

 

Pemerintah harus pro aktif menangani konflik yang terjadi. “Perdamaian harus segera terwujud, jangan sampai ada intervensi asing dalam masalah ini.  Kedepan, insiden berdarah tidak boleh terjadi lagi,” pungkasnya (CR-1/SM).

 

Sumber:http://www.triknews.com/index.php/nasional/395-pbnu-dialog-jakarta-papua-kunci-selesaikan-konflik

Scroll to Top