pasLUKMEN

LSM Nilai Lukmen Tak Bawa Perubahan Dalam HAM

pasLUKMENJayapura – Beberapa Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang Hak Asasi Manusia (HAM) di Papua mengungkapkan pasLUKMENPasangan LUKMEN (Foto:doc Binpa)dalam 100 hari kerja pemerintahan dibawah pimpinan Lukas Enembe dan Klemen Tinal (Lukmen) tidak membawa perubahan bagi nasib korban pelanggaran HAM.

Bahkan menurut LSM ini, tidak ada keberpihakan terhadap pelanggaran HAM di masa lalu dan juga pembungkaman berpendapat di muka umum.

“Dalam kepemimpinan Lukmen lima tahun kedepan, pelaku pelanggaran juga tidak akan tersentuh,” ujar salah satu staf Arab Untuk Kebenaran (BUK), Nehemia Yarinap kepada Antara di Jayapura, Selasa.

Nehemia menuturkan tentang sikap Gubernur Papua mengenai dialog Jakarta-Papua justru lebih berfokus pada kesejahteraan, bukan persoalan HAM dan lain sebagainya. “Nah ini sikap yang sudah menunjukkan bahwa dia tidak akan fokus pada kekerasan HAM, pelanggaran HAM, dan lain sebagainya,” urainya.

 

Hal senada juga disampaikan salah satu staf Els-HAM Papua Paul Mambrasar di tempat terpisah. Menurut Paul, pihaknya pesimis bahwa lima tahun kedepan tidak akan ada perubahan untuk kekerasan di Papua. “Kepemimpinan Lukmen ada di bawah bayang-bayang partai penguasa saat ini, sehingga diyakini sulit untuk bergerak berlawanan arah politik,” pungkasnya.
Untuk diketahui, kepemimpinan Lukmen dimulai pada 11 April 2013 lalu. Lukmen memenangkan Pilgub Papua mengalahkan lima kandidat lainnya. Dimana dalam program 100 harinya, Lukmen berjanji akan mengefektifkan komunikasi dengan pihak yang selama ini sering mengganggu keamanan di Papua, dengan maksud agar tidak terjadi lagi kekerasan di Tanah Papua ini.(ant/don/l03)

 

Sumber:http://bintangpapua.com/index.php/lain-lain/k2-information/halaman-utama/item/6535-lsm-nilai-lukmen-tak-bawa-perubahan-dalam-ham

Scroll to Top