LIPI: Perlu Dibentuk Komite untuk Bicarakan Papua

 

“Bicara nasionalisme, tidak bisa dilupakan salah satu daerah Papua, Boven Digoel.”

 

JAKARTA, Jaringnews.com – Tak bisa dipungkiri, tanah Papua merupakan sejarah persemaian para pendiri Republik Indonesia, Soekarno dan Muhammad Hatta.

 

“Bicara nasionalisme, tidak bisa dilupakan salah satu daerah Papua, Boven Digoel. Mereka (Soekarno dan Hatta) yang berontak dibuang ke Boven Digoel, pada 1926 – 1927,” ungkap sejarawan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Asvi Warman Adam dalam sebuah diskusi bertajuk ‘Papua Semakin Membara’ di pressroom DPD RI, Senayan, Jakarta, Jumat (15/6).

 

Hadir pembicara lainnya, Koordinator Eksekutif Kontras Haris Azhar, Pengamat Sosial Politik UIN Saleh P. Daulay, dan salah satu tim LIPI penyusun buku ‘Papua Road Map’ Andriana Elisabeth.

 

Asvi mengemukakan, perlu adanya komite untuk membuat sejarah Indonesia dan Papua dibicarakan, salah satunya aspek sejarah ingatan masa kelam tentang Papua dan Pelanggaran Hak Asasi manusia (HAM).

 

“Memorial vasionis harus diselesaikan soal persoalan di Abepura, dengan Pembentukan Komite Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR),” ujarnya. (Ral / Nky)

 

Sumber: http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/16958/lipi-perlu-dibentuk-komite-untuk-bicarakan-papua

Scroll to Top