media briefing

LIPI: Media Internasional lebih konsisten soal isu Papua

media briefingSumber foto: RRI.co.idKBRN, Jakarta : Media Nasional dinilai kurang mengangkat isu yang terjadi di Papua, sebaliknya justru media Internasional lebih sering bahkan secara konsisten mengangkat permasalahan apa yang terjadi di Papua.

 

Meski saat terjadinya Kasus Tolikora media nasional cukup gencar namun secara umum permasalahan di tanah Papua, masih sangat minim informasinya dibandingkan dengan media Internasional.

 

Hal tersbut dijelaskan Kepala Pusat Penelitian Politik (P2) LIPI, Dr. Adriana Elisabeth, pada acara Media Briefing di Jakarta. Jum’at (30/10/2015).

 

Dikatakan Adriana, untuk melakukan perimbangan dalam pemberitaan Media tersebut maka dilakukan  langkah-langkah komunikatif dengan media terutama media nasional.

 

“Isu-isu apapun yang terjadi di tanah Papua diharapkan bisa terkomunikasikan melalui media nasional, sehingga mampu mengimbangi pemberitaan media internasional. Walaupun ada asap di Papua tapi pemberitaan khusus nyaris tidak ada,” papar Adriana.

 

Dijelaskan, sebagai bahan informasi, sejak tahun 2004 LIPI sudah melakukan kerjasama dengan Jaringan Damai Papua (JDP) untuk melakukan kajian dan pada tahun 2009 Tim Papua LIPI telah menerbitkan buku Papua Road Map.

 

Pada tahun 2010, Tim Papua LIPI bersama JDP melakukan konsultasi publik di 26 Distrik di Papua dam enam kali pertemuan eksloratif yang bertujuan mendorong proses perdamaian papua melalui dialog menuju rekonsiliasi.

 

Dari hasil pertemuan eksploratif pertama sampai kelima, tersusun 12 rekomendasi kebijakan yang telah disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

 

“Dua rekomendasi telah menjadi kebijakan pemerintah yang disampaikan Presiden Jokowi pada pertengahan 2015, yaitu grasi/amnesti untuk narapida politik dan pembukaan akses jurnalis internasional ke Papua,” ungkap Adriana.

 

Kebijakan tersebut menunjukan komitmen politik Presiden untuk menyelesaikan persoalan Papua, namun interpretasi atas kebijakan ini baik papua maupun di antara lembaga pemerintah itu sendiri masih beragam.

 

Dijelaskan Adriana, Penyelesaian Papua niscaya tidak dapat tercapai apabila eskalasi kekerasan di Papua masih berlangsung. Pendekatan yang dapat dilakukan oleh pemerintah Indonesia adalah dialog dalam rangka membangun Papua damai, baik dialog sektoral, dialog internal, dialog antara Pemerintah dengan Masyarakat Papua, dan membangun trust antara Jakarta dan Papua. (DSy/WDA)   

 

Sumber: http://rri.co.id/post/berita/214296/nasional/lipi_media_internasional_lebih_konsisten_soal_isu_papua.html

Scroll to Top