zz

Komisi A DPR Papua: Presiden Terpilih Harus Bisa Wujudkan Dialog

zzRuben Magai, S.IP (Ketua Komisi)Jayapura, 2/6 (Jubi) – Komisi A DPR Papua bidang Politik, Pemerintahan, Hukum dan HAM mengharapkan Presiden Indonesia terpilih nantinya, bisa menyelesaikan masalah Papua terutama mewujudkan dialog Papua-Jakarta.Ketua Komisi A DPR Papua, Ruben Magay mengatakan, dimasa pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono 10 tahun terakhir, ia sempat mengatakan masalah Papua harus diselesaikan dengan hati.

 

Namun sampai kini, masalah Papua tak kunjung selesai.“Sampai hari ini masyarakat masih menanti dialog Papua-Jakarta. Tapi tak dilakukan selama masa 10 tahun SBY memerintah. Tentu harapan masyarakat kini, presiden terpilih mendatang bisa menyelesaikan masalah Papua. Presiden mendatang harus bisa mewujudkan dialog. Ini aspirasi yang bertahun-tahun,” kata Ruben Magay kepada tabloidjubi.com, Senin (2/6).

 

Menurutnya, baik Prabowo, Jokowi maupun Jusuf Kalla tahu banyak masalah Papua. Sehingga kata Ruben, agenda pertama yang harus diselesikan adalah masalah Papua.“Terutama dialog karena Papua ini sudah jadi sorotan dunia internsional. Bukan hanya masalah Jakarta dan Papua. Harapannya siapapun yang terpilih bisa mengakomodir masalah-masalah Papua. Baik pelanggaran HAM dan masalah politik, terutama dialog. Itu penting,” ujarnya.

 

Dikatakan, selama ini, pelanggaran HAM di Papua tidak terungkap. Korban tak merasakan penegakan hukum dan rasa keadilan sama sekali. Sehingga memunculkan adanya rasa saling tak percaya.“Itu masalahnya. Penegakan hukum masih lemah. Ini yang melemakan sistem pemerintahan kita. Selama ini hanya teori, praktek tidak ada,” ujarnya.

 

Gagasan dialog Papua-Jakarta muncul sejak beberapa tahun lalu. Ide ini tak hanya mendapat dukungan dari sejumlah aktivis, namun juga tokoh agama. Dalam konferensi VI Jaringan Antar Iman Indonesia (JAII) di Kabupaten Jayapura dua pekan lalu, juga membahas hal tersebut.Koordinator Jaringan Antar Iman Indonesia (JAII), Elga Sarapung menyatakan, sejak konferensi JAII II, 2003 lalu pihaknya sudah membicarakan tentang Papua, terutama bagaimana bagaimana jaringan antar umat ini ikut mendukung terwujudnya dialog damai Papua-Jakarta.“Dialog sudah kami bicarakan pada konferensi sebelumnya.

 

Kesepakatan kami waktu itu, harus dilanjutkan agar benar-benar bisa ada hal kongkrit yang dilakukan JAII. Kami mendukung dialog secara kontinyu,” kata Elga ketika itu.JAII berharap dialog Jakarta-Papua bisa terjwujud, meski pihaknya menyadari masih terjadi perbedaan dan masih sebatas wacana. Belum ada langkah nyata dari pemerintah.(Jubi/Arjuna)

 

Sumber:http://tabloidjubi.com/2014/06/02/komisi-a-dpr-papua-presiden-terpilih-harus-bisa-wujudkan-

Scroll to Top