JPD Gelar Seminar dan Lokakarya di Aula PU Nabire

Jaringan Damai Papua (JDP) menggelar seminar dan lokakarya, dengan tema “Mari Kitorang Bikin Papua jadi Tanah Damai” di aula Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Nabire Papua, Selasa (28/7/2015).

Kegiatan seminar dan lokakarya dalam rangka Serap Aspirasi Rakyat Papua ini secara resmi dibuka caretaker Bupati Nabire, Sendius Wonda, pukul 10.15 waktu setempat.

Sendius dalam sambutannya mengajak semua pihak memahami tujuan dari JDP supaya JDP benar-benar memfasilitasi semua pihak menuju Papua tanah Damai.

“Kami harap semua masyarakat mengerti dan paham JDP ini,” kata Wonda.

Ketua JDP, Pater Neles Tebai, mengatakan dalam sambutannya, seminar dan lokakarya ini dalam rangka sosialisasi Papua Tanah Damai, juga mengajak dan melibatkan semakin banyak tokoh masyarakat untuk berpikir tentang bagaimana menciptakan Papua sebagai tanah damai.

“Orang lain tidak akan datang menyelesaikan konflik yang terjadi di tanah di tanah Papua, kita yang berinisiatif selesaikan,” ajak Neles.

Menurut dia, perlu terciptanya kesadaran bahwa dialog merupakan sarana yang bermartabat untuk menyelesaikan semua konflik, baik horizontal antar warga sipil maupun vertikal antara pemerintah dan warga sipil.

“Ini guna menjangkau dan melibatkan semua warga Papua dalam Dialog Internal Papua, maka JDP akan menerapkan pendekatan teritorial dan kategorial,” ungkap Tebai.

Dengan menerapkan pendekatan teritorial, kata Tebai, sejumlah pertemuan telah dan akan diselenggarakan di semua ibu kota kabupaten di Provinsi Papua dan Papua Barat sesui kebutuhan, baik dengan maupun tanpa fasilitasi JDP.

“Ini untuk merumuskan pandangan kolektif tentang Papua Tanah Damai,” jelas Pater Neles.

“Pendekatan kategorial dipakai ketika setiap kelompok agama, budaya, pemuda, mahasiswa, perempuan dan lain-lain mengorganisir sendiri pertemuan kelompoknya, entah berupa diskusi kelompok maupun lokakarya kelompok, guna membahas dan menyatukan aspirasinya kelompoknya tentang Papua Tanah Damai dan Dialog,” ungkapnya.

Dari keterangan yang diterima majalahselangkah.com, seminar dan lokakarya ini berlangsung selama dua hari, 28-29 Juli 2015. Hari pertama fokus seminar dan di hari kedua lokakarya. (Yohanes Kuayo/MS)

 

Sumber:http://majalahselangkah.com/content/-jpd-gelar-seminar-dan-lokakarya-di-aula-pu-nabire

Scroll to Top