Jokowi-JK harus bangun dialog Jakarta-Papua

JAYAPURA –  Institut Toleransi Keberagaman dan Pelestarian Lingkungan (Ilalang) Papua berharap, Presiden dan Wakil Presiden terpilih Jokowi-JK memfasilitasi dialog Jakarta-Papua guna menyelesaikan permasalahan di Papua.

“Penyelesaian masalah Papua tidak lagi dengan jalan kekerasan. Orang Papua sudah lelah dengan kekerasan, sehingga perlu ada dialog Jakarta-Papua,” kata Direktur Ilalang Papua Hardin di Jayapura, hari ini.

Menurut dia, diplomasi makan siang yang sering dilakukan oleh Joko Widodo sangat tepat untuk mendorong penyelesaian sejumlah kasus di wilayah paling timur Indonesia ini.

“Saya pikir dengan cara itu berpeluang untuk digelar dialog yang melibatkan Orang Papua dan pengambil kebijakan di Jakarta,” ujarnya.
Selain itu, dialog tersebut juga bagian dari upaya membangun ekonomi Papua sesuai janji yang disampaikan mantan Wali Kota Solo itu saat berkampanye di Jayapura.

Janji lain adalah pembangunan tol laut dalam konteks kesejahteraan juga diharapkan dapat dilaksanakan.”Kami berharap kesejahteraan yang juga dijanjikan saat kampanye Jokowi dapat diterapkan. Orang Papua akan tertolong apabila direalisasikan selama kepemimpinannya,” ujarnya.

Harapan lainnya adalah membangun Papua dengan hati yang juga sesuai janji yang disampaikan.Sejumlah kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) masa lalu di antaranya kasus Biak berdarah yang selama ini terus dituntut penyelesaianya juga diharapkan diselesaikan. “Kami berharap sebagian kasus-kasus pelanggaran HAM Papua tuntas,” ujarnya.

Dia mengatakan, Presiden terpilih Jokowi juga diharapkan tidak mengecewakan masyarakat lebih khusus yang warga Papua seperti yang terjadi dimasa kepemimpinan Megawati Soekarno Putri sebagai presiden.

“Saya harap demikian karena Jokowi adalah salah satu kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan dibawah pimpinan Megawati,” ujarnya.

 Sumber:http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=331563

Scroll to Top