Abudurrahman-Wahid-Gus-Dur

Gus Dur Adalah Guru Papua

Abudurrahman-Wahid-Gus-DurImage: Abudurrahman Wahid (Gus Dur)JAKARTA – Gus Dur adalah guru Papua. Wilayah Papua yang berkonflik, harus diselesaikan melalui jalur dialog.

Itulah sosok Gus Dur di mata Titus Pekei, penulis buku ‘Gus Dur Guru dan Masa Depan Papua’. Ia mengatakan, bekas presiden RI layak mendapat julukan tersebut, karena perannya dalam menyelesaikan konflik.

“Gus Dur tokoh bangsa. Semua komponen, baik pemerintah, swasta, dan masyarakat luas mengenalnya. Gus Dur menilai dari hati manusianya. Mengenal manusia lain secara manusiawi, lalu mengedepankan dialog. Komunikasi dua arah,” tutur Titus dalam peluncuran bukunya di Gedung Sinar Kasih, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (31/1/2013).

“Gus Dur punya banyak nilai dan pikiran tentang menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan universal. Di sana ada toleran, kasih, solusi dari dialog-dialog, lalu menemukan solusi,” urainya.

Lalu, mengapa Titus berani mengatakan Gus Dur sebagai guru Papua? Titus, yang mengambil bahannya dari berbagai media dan buku-buku lain menjelaskan, pria bernama asli Abdurrahman Wahid menganggap Papua sebagai bagian dari Bhinneka Tunggal Ikan sehingga Papua adalah bagian dari diri Gus Dur.

Gus Dur bukan lah tokoh yang memecah belah persatuan bangsa, itulah yang dibela Titus. Gus Dur, justru melindungi keberagaman.

“Tapi di banyak kalangan, termasuk Papua, Gus Dur dinilai memecah belah keberagaman, padahal tidak. Dengan kehadiran buku ini, semoga masyarakat Papua bisa lebih mengenal Gus Dur, karena di sini ada riwayat perjalanan tokoh bangsa Gus Dur,” harapnya.

Buku setebal 253 halaman dicetak oleh PT Sinar Harapan, dengan sampul muka bergambar wajah Gus Dur mengenakan mahkota emas Papua. (*)

sumber:http://www.tribunnews.com/2013/01/31/gus-dur-adalah-guru-papua

Scroll to Top