Harris-Azar

Empat Masalah yang Membutuhkan Terobosan Ekstrim Presiden

Harris-AzarRMOL. Setidaknya ada empat hal yang menyebabkan kekerasan di Papua tak kunjung reda.

 

“Salah satu penyebabnya, keadaan di Jakarta tidak sinkron terhadap Papua,” kata Koordinator Eksekutif Kontras, Haris Azhar, dalam diskusi “Papua Semakin Membara” di ruang ruang wartawan DPD, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (Jumat, 15/6).

 

Tidak jarang tahanan politik di Papua, dipukuli dan disiksa. Kedua, ada perbedaan hukuman yang diterima aparat dengan warga Papua jika melakukan tindakan yang melanggar hukum.

 

“Anggota aparat berbeda hukumannya dengan masyarakat di sana. Kalau aparat melakukan penyiksaan hanya dihukum selama empat bulan. Tapi kalau warga Papua dihukum sampai bertahun-tahun,” jelasnya.

 

Ketiga, apa yang dijelaskan orang Papua tentang apa yang terjadi di lapangan berbeda dengan apa yang dikatakan pemerintah pusat.

 

“Yang terakhir, terlalu banyak kepentingan di sini seperti, Lurah yang berada di Trunojoyo dan di Jalan Merdeka. Jadi tidak gampang untuk mengutak-atik suatu kondisi, jadi ini soal rugi bersama atau untung bersama,” jelasnya.

 

“Saya khawatir kalau Papua terus diburu dan tidak ada terobosan yang kita lakukan maka Papua akan begini terus ke depan. Untuk itu dibutuhkan terobosan yang ekstrim dari pemimpin yaitu Presiden,” tutupnya. [ald]

 

Sumber: http://www.rmol.co/read/2012/06/15/67317/Empat-Masalah-yang-Membutuhkan-Terobosan-Ekstrim-Presiden-

Scroll to Top