Eks Tapol Tolak Dialog Jakarta-Papua

Jayapura,– Saul Y. Bomay yang mengaku sebagai Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional/Organisasi Papua Merdeka (TPN/OPM), menyatakan menolak keras dialog Jakarta-Papua yang diancang-ancang oleh sejumlah pihak.
Menurut mantan tahanan politik Papua ini, dialog tidak akan menyelesaikan konflik yang sedang berkepanjangan di tanah Papua.
“Kami minta perundingan politik segi tiga dibawah pengawasan pihak ketiga. Dengan menghadirkan pelaku utama, yakni Amerika Serikat, pelaku kedua Belanda dan pelaku ketiga Republik Indonesia dan pelaku keempat PBB. Bahkan pihak korban, dewan revolusi TPN/OPM,” kata Bomay kepada wartawan ketika Konfrensi Pers di Prima Garden, Abepura, Selasa (09/09/14).
Menurut Bomay, pihaknya telah berulang kali menyampaikan kepada Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono untuk melakukan kompromi politik di Papua, namun hingga detik-detik terakhir untuk turun dari jabatannya belum ada tanggapan balik.
“Malah dia (SBY) memelihara konflik ini berkepanjangan hingga memakan korban jiwa untuk mendapatkan segala sesuatu di tanah Papua,” ungkapnya.
Kata dia, Jakarta memberikan Otsus, UP4B dan Otsus Plus merupakan sistem dari pembantaian dan pembunuhan terhadap orang Papua.
“Kenapa dan mengapa Aceh bisa lepaskan, sedangkan kami (Papua) tidak. Ada apa kah?” katanya.Sementara itu, Sekjen Eks Tapol Tanah Papua, Yusak Pakage mengatakan, demi keselamatan manusia di Papua, pihaknya berharap Jokowi-JK untuk melihat dengan jeli atas konflik yang berkepanjangan di tanah Papua.
“SBY sudah gagal selesaikan konflik Papua, maka kami mendesak kepada Presiden baru, yakni Jokowi-JK untuk segera selesaikan. Ini bukan presiden siapa pun punya masalah, tapi ini masalah negara, negara harus tanggung jawab. Negara harus mampu menyelesaikan,” tegasnya. (Abeth Abraham You/MS)

Sumber:http://majalahselangkah.com/content/-eks-tapol-tolak-dialog-jakarta-papua

Scroll to Top