ccccc

DPD: Pemerintah Jangan Alergi dengan Tuntutan Papua Merdeka

cccccHarus ada pendekatan dengan duduk bersama antara pemerintah dan kelompok yang menginginkan Papua merdeka.

JAKARTA, Jaringnews.com – Wakil Ketua DPD RI La Ode Ida prihatin karena hampir setiap bulan terjadi kekerasan di Papua.

“Bahkan dari catatan saya, sepanjang 2012, ada sekitar 50 orang baik warga sipil dan aparat TNI/Polri tewas

di Papua. Hal ini harus dicari solusi dalam penyelesaian masalah Papua tersebut,” ujar Ida di Jakarta, Senin

(25/2).

 

Dia mengemukakan, Pansus DPD RI menghasilkan kesepakatan untuk menyelesaikan masalah Papua dan

Papua Barat dengan membuka ruang dialog. Dia mengimbau pemerintah untuk tidak alergi dengan upaya

permintaan agar Papua dimerdekakan. Sebaliknya, harus ada pendekatan dengan duduk bersama antara

pemerintah dan kelompok yang menginginkan Papua merdeka.

 

“Seharusnya membuka dialog, dan di atas meja dalam menyelesaikan dialog tersebut. Bukan sebaliknya

alergi atau anti dengan permintaan merdeka tersebut, tapi melalui dialog tersebut ada upaya penyadaran

dengan masyarakat Papua yang ingin merdeka tersebut,” sambung dia.

 

Menurutnya, tidak ada titik temu antara Pemerintah Jakarta terhadap Papua yang meminta keinginan

merdeka bila menggunakan pendekatan militer. Sebaliknya, diupayakan mengeliminir tindak kekerasan yang

selama ini terjadi.

 

“Papua merdeka harus dibawa ke meja diskusi lalu dilakukan penyadaran terhadap mereka,” pungkasnya.

 

Dikatakan Ida, warga Papua selalu khawatir karena dianggap pihak yang menjadi sasaran TNI/Polri dan

menjadi korban. “Justru pemicunya adalah pemerintah men-drop pasukan TNI/Polri di Papua, mereka

khawatir dengan resistensi tersebut dan pendekatan dengan pengiriman pasukan berlebihan seharusnya

dieleminir,” pungkas Ida.

 

Sumber:http://jaringnews.com/politik-peristiwa/umum/35187/dpd-pemerintah-jangan-alergi-dengan-tuntutan-papua-merdeka

Scroll to Top