DSCF1186

Dialog Sebagai Cara Bermartabat Selesaikan Masalah Di Papua

DSCF1186Jayapura- Terkait adanya rencana dialog Jakarta-Papua nampaknya mendapat respon dan tanggapan yang berbebeda-beda dari beberapa elemen masyarakat Papua. Namun kelompok Jaringan Damai Papua melihat bahwa dialog merupakan salah satu cara atau jalan untuk menyelesaikan masalah di Papua.   

 

Menurut Ketua Jaringan Damai Papua Pater Neles Tebay bahwa masyarakat Papua dan pemerintah pusat memiliki atau mempunyai keinginan yang sama untuk menyelesaikan sejumlah permasalahan di Papua yaitu dengan cara dialog, yang telah dikenal Dialog Jakarta-Papua.

Dikatakan bahwa dari kedua belah pihak sudah saling menyadari bahwa permasalahan di Papua tidak dapat diselesaikan dengan cara kekerasan tapi salahsatu cara untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan cara dialog.

 

Bahwa kita harus bersama-sama duduk dikursi dan berpikir untuk menentukan kesepakatan-kesepakatan apa saja untuk melaksanakan dialog tersebut, baik melalui tempat pelaksanaan, waktu pelaksanaan, siapa saja yang dilibatkan, apakah ada pihak ketiga itu harus dari kesepakatan kedua belah pihak.

Kemudian dalam dialog itu harus ada tujuan yang jelas, pembahasan dialog dan agendanya seperti apa sehingga kedua belah harus menyepakati itu semua. Barulah tercapai suatu dialog yang diinginkan oleh kedua belah pihak.

Lanjut Neles Tebay bahwa terhadap rencana dialog tersebut ada juga masyarakat yang setuju dan ada juga kelompok masyarakat yang tidak setuju dengan dialog Jakara-Papua tersebut. Oleh karena itu pihaknya terus berupaya untuk memberikan pengertian dan pemahaman atau solusi kepada mereka untuk menyelesaikan ini dengan cara yang bermartabat.

Kemudian apa bila ada jalan lain yang lebih baik dari pada dialog Jakarta-Papua atau mungkin ada cara lain untuk melakukan hal itu sebagai solusi dari semua masalah di Papua selain dialog maka hal itu juga kami kembalikan kepada masyarakat Papua.
Namun pihaknya mengharapkan apabila dialog dari kedua belah pihak benar-benar terlaksana maka diharpakan agar betul-betul dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang ada di Papua ini.

Ditambahkan bahwa dialog tersebut merupakan cara yang bermartabat dimana kelompok yang bertikai dapat duduk dan berbicara dengan tenang serta menyelesaikan permasalahan-permasalahan yang mendasar agar dapat terselesaikan secara bersama-sama. (Alfius)

 

Sumber:http://www.pasificpost.com/index.php?option=com_content&;;view=article&id=5556:dialog-sebagai-cara-bermartabat-selesaikan-masalah-di-papua-&catid=313:headline&Itemid=568

Scroll to Top