Dialog Papua Akan Libatkan OPM

 

Jayapura – Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Djoko Suyanto mengatakan dialog untuk menyelesaikan masalah Papua akan melibatkan Organisasi Papua Merdeka (OPM). “Dialog itu termasuk yang ada di pedalaman OPM dan sebagainya itu,” katanya dalam jumpa pers di Jayapura, Senin malam lalu.

 

Menurut Djoko, dialog tidak harus formal atau dalam bentuk besar-besaran. Yang penting ada komunikasi konstruktif. “Dialog harus ada satu kesamaan pandangan,” ujarnya.

 

Djoko Suyanto tiba di Jayapura, Senin lalu, sekitar pukul 17.00 WIT. Ia didampingi Kepala Polri Jenderal Timur Pradopo, Panglima TNI Laksamanan Agus Suhartono, dan Kepala BIN Letnan Jenderal TNI Marciano Norman. Djoko bersama timnya berada di Papua untuk menelisik kasus serangkaian penembakan warga sipil di sana pada 29 Mei hingga 10 Juni 2012.

 

Senin malam itu, tim Djok bertemu dengan sejumlah elemen masyarakat, termasuk pejabat setempat. Menurut dia, dalam pertemuan itu juga terungkap bahwa otonomi khusus yang sudah berlangsung 11 tahun belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. “Dari hasil diskusi, ada kekecewaan masyarakat atas pelaksanaan otonomi khusus, di mana mereka belum tersentuh pembangunan,” kata dia.

 

Sebelumnya, usulan dialog datang dari berbagai kalangan setelah terjadi berbagai kasus penembakan terhadap warga sipil di Papua. “Dialog harus melibatkan pihak Jakarta dan Papua serta mediator,” kata Neles Tebay, dari Jaringan Damai Papua, salah satu lembaga yang mendorong dialog itu.

 

Koordinator Tentara Pertahanan Nasional Organisasi Papua Merdeka, Lambertus Pekikir, menegaskan bahwa dialog Jakarta-Papua tak akan menuntaskan persoalan. “Masalah Papua itu hanya bisa diselesaikan lewat mekanisme internasional, bukan dengan dialog. Dialog itu untuk kepentingan orang per orang,” katanya.

 

Sumber:http://idsps.org/idsps-news-indonesia/berita-media/dialog-papua-akan-libatkan-opm/

Scroll to Top