Cegah Kekerasan Berlanjut di Tanah Papua, Bangun Dialog Damai

Komnas Perempuan sangat menyesalkan terjadinya kekerasan beruntun yang memakan korban jiwa, terluka maupun trauma, di sejumlah kota di Papua dan Papua Barat beberapa hari ini, serta menyatakan ikut berbelasungkawa dan prihatin kepada korban dan keluarganya. Kekerasan beruntun ini menambah panjang daftar kekerasan di tanah Papua, sementara sejumlah kasus sebelumnya tidak ditangani dengan baik dan tuntas serta mengabaikan hak-hak korban atas kebenaran, keadilan dan pemulihan. Untuk itu, Komnas Perempuan menyerukan dan mendesak:

 

  1. Kepada semua pihak agar mencegah tanah Papua tidak makin menjadi arena kekerasan yang mengakibatkan jatuhnya lebih banyak lagi korban.
  2. Kepada lembaga keamanan dan penegak hukum agar menghindari cara-cara kekerasan.
  3. Kepada Pemerintah Nasional di Jakarta dan Pemerintah Daerah agar menegakkan hukum di tanah Papua, usut tuntas, tindak tegas serta hukum pelaku kekerasan; memastikan jaminan Perlindungan dan Pemenuhan Hak-Hak Konstitusional perempuan dan masyarakat Papua umumnya atas rasa aman dan bebas dari kekerasan (psl. 28 B, G, I) hak bebas berserikat, berkumpul dan mengeluarkan pendapat (psl.28 E); memenuhi hak korban atas pemulihan; serta memakai momentum peringatan 15 Tahun Reformasi sebagai kesempatan mempercepat pencapaian tujuan demokratisasi Indonesia dengan segera mengambil langkah-langkah yang sistemik membangun Dialog untuk mencari solusi damai penyelesaian masalah Papua.

 

Kontak Wawancara Lebih Lanjut:

Sylvana Maria Apituley (Komisioner untuk Pemulihan dan Gugus Kerja Papua,  0812 1225 2282)

 

Sumber:http://www.komnasperempuan.or.id/2013/05/cegah-kekerasan-berlanjut-di-tanah-papua-bangun-dialog-damai/

Scroll to Top