Bangunlah Papua Jadi Tanah Damai

Jayapura, Jubi—Ketua Umum Organisasi Solidaritas Hukum dan HAM Rakyat Papua (SHADRP) Usman Yogobi mengatakan, Papua harus mau dibangun sebagai Tanah Damai. Begitulah kata Yogobi kepada Jubi di depan sekretariat PMKRI Abepura, Jumat, 13/03/2015.

Yogobi mengatakan, setiap orang Papua dipanggil dan diundang untuk merumuskan konsep Papua Damai. Papua Damai menunjukan adanya relasi harmonis, etika kehidupan dan metode kemanusiaan. Ketiga unsur ini bisa disebut sebagai jalan menuju Papua Tanah damai.

Kata dia, relasi serasi antara manusia dan sesama, alam dan antara para leluhur serta dengan Allah merupakan syarat dasar untuk merubah Papua dari Tanah Kekerasan dan Konflik jadi Tanah Damai.

“Tanah yang damai ini dijiwai oleh etika kehidupan. Nilai toleransi terhadap segala perbedaan membawa satu sama lain kepada realitas kedamian bersama di Papua. Kedamaian ini mesti disempurnakan oleh nilai kemanusiaan. Pengakuan dan pengangkatan atas martabat manusia sebagai nafas dari misi damai bagi Papua,” kata Yogobi lagi.

Bagi papua, kata dia, manusia dipandang sebagai realitas nilai tidak terukur. Nilai manusia menjadi sumber dan puncak dari segala nilai. Karena itu, betapa pun jeleknya komunitas Melanesia harus dihargai sebagai apa adanya. Sebaliknya, komunitas Melayupun sudah selayaknya dihargai dan diakui sebagai apa adanya.

Sementara itu, Alius Aso mengatakan, perjuangan Papua adalah perjuangan damai. Damai merupakan dambaan, harapan dan tujuan hidup bersama. Baik penindas, pemerintah Indonesia maupun yang tertindas, rakyat bangsa Papua. Jadi siapun yang hidup di Papua sudah harusnya memiliki hak dan kewajiban untuk merubah Papua sebagai Tanah Damai.

Sebelumnya, Presiden Republik Indonesia, Sabtu 27 Desember tahun lalu, di lapangan Mandala mengatakan, konflik Papua harus segera dituntaskan. Saat itu, Jokowi menolak dan mengaku tidak akan pernah menggunakan pendekatan kekerasan apapun. Jokowi juga berjanji, dia akan segera selesaikan konflik Papua dengan melaksanakan dialog Jakarta-Papua.

“Dialog Jakarta-Papua merupakan jalan yang paling penting, mendesak dan paling terbaik untuk membangun Papua sebagai Tanah yang damai. Bukan tanah kekerasan seperti yang telah terlihat selama ini,” kata Jokowi saat perayaan Natal Nasional di lapangan Mandala itu.

Karena itu, Jokowi mengajak setiap warga Indonesia baik mereka yang di hutan, kota maupun di luar negeri untuk segera bersama-sama menciptakan Papua sebagai Tanah damai. (Ernest-Jubi)

 

Sumber:http://tabloidjubi.com/2015/03/13/bangunlah-papua-jadi-tanah-damai/

Scroll to Top