hari azhar

Anggota Polri Korban Kekecewaan Rakyat Papua

hari azharHaris Azhar (Jubi/ist)Makassar, (29/11)—Kontras Jakarta menilai anggota Polisi di Papua menjadi korban pelampiasan emosi rakyat Papua. Rakyat Papua kecewa dengan lambannya pemerintah merespon dialog Jakarta-Papua. Karena itu pemerintah perlu merespon positif masalah di Papua.

 

Pernyataan itu disampaikan koordinator Kontras Jakarta, Hari Azhar, kepada peserta lokakarya ‘Tata Kelola Perpolisian yang Baik’, di Swiss Bell Inn Hotel, Panakukang, Makasar, Rabu (28/11). “Polisi jadi korban kekecewaan rakyat Papua,” katanya.

 

Menurut Haris, kekecewaan itu muncul terhadap pemerintah yang lamban merespon aspirasi dialog. “Dari dulu menyuarakan dialog. Aparat negara. Dalam hal ini, polisi yang bersentuhan langsung dengan masyarakat menjadi korban,” katanya

 

Beberapa waktu lalu, sekitar 50 orang dari kelompok bersenjata melakukan penembakan dan pembakaran terhadap Markas Polsek Pirime, Kabupaten Lany Jaya, Papua, Selasa (27/11/2012). Tiga orang polisi tewas, termasuk Kapolsek Iptu Rofli Takubesi. Sementara dua anggotanya yang tewas ialah Briptu Daniel Makuker dan Briptu Jefri Rumkorem.Ketiganya mengalami luka tembak dan luka bakar cukup serius.

 

Sementara satu orang anggota lainnya selamat karena berhasil melarikan diri dari penyerangan tersebut. Selain melakukan penembakan dan pembakaran, pelaku juga merampas senjata revolver milik Kapolsek dan dua senjata laras panjang. Motif pelaku melakukan penyerangan sementara ini belum dapat disimpulkan.

 

Karena itu, menurut Haris, pemerintah bisa memberikan respon positif terhadap situasi Papua. “Masalah ini kita mesti pikirkan dengan baik,” katanya menyingkat pembicaraan. (Jubi/Mawel)

 

Sumber: http://tabloidjubi.com/?p=4641

Scroll to Top