Aceh Bisa, Kenapa Papua Tidak?

 

Tak lagi terdengar suara bahkan kehendak untuk merdeka saat ini.  Karena mereka yang dulu tak puas dan mengangkat senjata, kini sudah duduk di tempat yang bisa untuk mewujudkannya.  Darah pun tak lagi mengalir. Bukan sesuatu yang terberikan.  Kondisi Aceh saat ini adalah hasil kerja keras mereka yang berunding di Helsinki waktu itu.  Juga kemauan yang kuat untuk berdialog.  Untuk mencari solusi terbaik untuk masa depan Aceh.Tapi kenapa hal yang sama tampak sulit untuk Papua?. Seharusnya tidak.  Jika kemauan untuk dialog tak hanya berhenti pada kata-kata.  Seharusnya juga tidak.  Jika kedua belah pihak mau bekerja keras untuk masa depan Papua yang lebih baik. Kecurigaan itu masih begitu besar. 

Pemerintah masih ragu dan lebih senang mengecap sparatis.  Di sisi lain, orang Papua sendiri masih menganggap Jakarta yang tak tulus, bahkan cenderung pura-pura. Harusnya kecurigaan itu dibu7ang jauh-jauh.  Harusnya tak lagi bicara tentang perlunya dialog.  harusnya sekarang sudah tercipta kesepakatan yang lebih baik. Apakah karena sekarang tak lagi ada manusia keras kepala seperti Jusuf Kalla?  Sehingga segalanya terlihat seperti basa basi yang memang sangat basi? Papua.  Seharusnya bisa meniru Aceh.  Menjadi Indonesia yang lebih sejahtera.  Mengapa tidak?

 

Sumber : http://politik.kompasiana.com/2012/06/29/aceh-bisa-kenapa-papua-tidak/

Scroll to Top